Sunday, March 6, 2016

Ekonomi

Woahhhhhhhhhhhhhhhhhhh di sore hari ini saya akan membahas apa yang dinamakan Ekonomi sobat xixixi :D

Istilah dalam Pengertian Ekonomi, menurut bahasa yaitu berasal dari bahasa Yunani yaitu Oikos berarti keluarga atau rumah tangga sedangkan Nomos berarti peraturan atau aturan. Sedangkan menurut istilah yaitu manajemen rumah tangga atau peraturan rumah tangga. Pengertian Ekonomi adalah salah satu bidang ilmu sosial yang membahas dan mempelajari tentang kegiatan manusia berkaitan langsung dengan distribusi, konsumsi dan produksi pada barang dan jasa.

Pada dasarnya, masalah ekonomi yang selalu dihadapi oleh manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi adalah jumlah kebutuhan manusia tidak terbatas sedangkan jumlah alat pemuas kebutuhan manusia terbatas. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah kebutuhan seseorang berbeda dengan jumlah kebutuhan orang lain, yaitu antara lain :
  1. Faktor fisik
  2. Faktor moral
  3. Faktor pendidikan
  4. Faktor ekonomi
  5. Faktor sosial budaya
Apabila  membahas mengenai Pengertian Ekonomi, secara otomatis akan membicarakan tentang ilmu ekonomi dimana ilmu ekonomi merupakan sebuah ilmu kajian yang membahas dan mempelajari tentang ekonomi itu sendiri. Secara umum, ilmu ekonomi dibagi menjadi dua yaitu ilmu ekonomi makro dan ilmu ekonomi mikro. Metodelogi dalam Pengertian Ekonomi menggunakan metode kuantitatif yaitu adanya pergerakan uang atau uang digunakann sebagai alat tukar-menukar dalam masyarakat. Ekonomi mengkombinasi ilmu statistik, ilmu matematika dan teori ekonomi.

Pengertian Ekonomi 

Pembahasan Tentang Pengertian Ekonomi
Dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi sangat diperlukan dalam memenuhi kebutuhan, oleh karenanya ekonomi merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Selain itu, ekonomi sebagai alat untuk mengukur tingkat kemajuan dalam suatu negara, apakah keadaan ekonomi yang baik atau semakin memburuk.
Secara umum, dapat dikatakan bahwa Pengertian Ekonomi adalah sebuah bidang kajian ilmu yang berhubungan tentang pengurusan sumber daya material individu, masyarakat, dan negara untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan manusia. Karena itulah, ekonomi merupakan salah satu ilmu yang berkaitan tentang tindakan dan perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang berkembang dengan sumber daya yang ada melalui kegiatan konsumsi, produksi dan distribusi.

Pengertian Ekonomi menurut beberapa ahli, yaitu sebagai berikut:
  1. J. S, ekonomi adalah salah satu sains praktikal tentang penagihan dan pengeluaran.
  2. Adam Smith, ekonomi adalah penyelidikan yang berkaitan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
  3. Abraham Maslow, ekonomi adalah salah satu bidang kajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berdasarkan pada prinsip dan teori dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
  4. Hermawan Kartajaya, ekonomi adalah platform yang dimana sektor industri melekat diatasnya.
  5. Paul A. Samuelson, ekonomi adalah cara yang dilakukan manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikan oleh masyarakat untuk dikonsumsi.

    Woahhhhh, mungkin sekian dari saya yaaaaa sobat :) Terima Kasih atas perhatiannya xixixi
    Mohon maaf kalau ada salah kata :)



AKUNTANSI

Wushhhhhhhhh panasnya siang ini sobaat sobatkuuuu Hehehe :D
Sehabis membahas manajemen tadi mari sekarang kita membahas Akuntansi.
Akuntansi sudah bukan jadi hal yang baru yaa sobat :D xixixi

AKUNTANSI.

Akuntansi adalah suatu aktivitas jasa (mengidentifikasikan, mengukur, mengkalsifikasikan dan mengikhtisarkan) kejadian atau transaksi ekonomi yang menghasilkan informasi kuantitatif terutama yang bersifat keuangan yang digunakan dalam pengambilan keputusan (Amin. W, 1997)

Sedangkan menurut menurut Abubakar. A & Wibowo (2004) adalah proses identifikasi, pencatatan dan komunikasi terhadap transaksi ekonomi dari suatu entitas/perusahaan.

Dari pengertian - pengertian akuntansi diatas, maka akuntansi terdiri dari tiga aktivitas atau kegiatan utama yaitu:
  1. Aktivitas identifikasi yaitu mengidentifikasikan transaksi-transaksi yang terjadi dalam perusahaan.
  2. Aktivitas pencatatan yaitu aktivitas yang dilakukan untuk mencatat transaksi-transaksi yang telah diidentifikasi secara kronologis dan sistematis.
  3. Aktivitas komunikasi yaitu aktivitas untuk mengkomunikasikan informasi akuntansi dalam bentuk laporan keuangan kepada para pemakai laporan keuangan atau pihak yang berkepentingan baik internal perusahaan maupun pihak eksternal.

Fungsi dan Bidang-Bidang Akuntansi Pengertian akuntansi

Akuntansi seringkali dinyatakan sebagai bahasa perusahaan yang berguna untuk memberikan informasi yang berupa data-data keuangan perusahaan yang dapat digunakan guna pengambilan keputusan. Setiap perusahaan memerlukan dua macam informasi  tentang perusahaannya yaitu informasi mengenai nilai perusahaan dan informasi tentang laba/rugi usaha. Kedua informasi tersebut berguna untuk:
  • Mengetahui besarnya modal yang dimiliki perusahaan
  • Mengetahui perkembangan ayau maju mundurnya perusahan
  • Sebagai dasar untuk perhitunngan pajak
  • menjelaskan keadaan perusahaan sewaktu-waktu memrlukan kredit dari bank atau pihak lain
  • Dasar untuk menentukan kebijakan yang akan ditempuh
  • Menarik minat investor saham jika perusahaan berbentuk perseroan terbatas
Untuk memperoleh informasi-informasi tersebut diatas, pengusaha hendaknya mengadakan catatan yang teratur mengenai transaksi-transaksi yang dilakukan perusahaan yang dinyatakan dalam satuan uang.
Didalam ilmu akuntansi telah berkembang bidang-bidang khusus dimana perkembangan tersebut disebabkan oleh meningkatnya jumlah dan ukuran perusahaan serta peraturan pemerintah. Adapun bidang bidang akuntansi yang telah mengalami perkembangan antara lain sebagai berikut:
 
  1. Akuntansi Keuangan (Financial atau General Accounting) menyangkut pencatatan transaksi-transaksi suatu perusahaan dan penyusunan laporan berkala dimana laporan tersebut dapat memberikan informasi yang berguna bagi manajemen, para pemilik dan kreditor.
  2. Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)  merupakan suatu bidang yang menyangkut pemeriksaan laporan-laporan keuangan melalui catatan akuntansi secara bebas yaitu laporan keuangan tersebut diperiksa mengenai kejujuran dan kebenarannya.
  3. Akuntansi Manajemen (Management Accounting) merupakan bidang akuntansi yang menggunakan baik data historis maupun data data taksiran dalam membantu manajemen untuk merencanakan operasi-operasi dimasa yang akan datang.
  4. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) mencakup penyusunan laporan-laporan pajak dan pertimbangan tentang konsekuensi-konsekuensi dari transaksi-transaksi perusahaan yang akan terjadi.
  5. Akuntansi Budgeter (Budgetary Accounting) merupakan bidang akuntansi yang merencanakan operasi-operasi keuangan (anggaran) untuk suatu periode dan memberikan perbandingan antara operasi-operasi yang sebenarnya dengan operasi yang direncanakan.
  6. Akuntansi untuk Organisasi Nirlaba (Non profit Accounting) merupakan bidang yang mengkhususkan diri dalam pencatatan transaksi-transaksi perusahaan yang tidak mencari laba seperti organisasi keagamaan dan yayasan-yayasan sosial.
  7. Akuntansi Biaya (Cost Accounting) merupakan bidanng yang menekankan penentuan dan pemakaian biaya serta pengendalian biaya tersebut yang pada umumnya terdapat dalam persahaan industri.
  8. Sistem Akuntansi (Accounting System) meliputi semua tehnik, metode dan prosedur untuk mencatat dan mengolah data akuntansi dalam rangka memperoleh pengendalian intern yang baik, dimana pengendalian intern merupakan suatu sistem pengendalian yang diperoleh dengan adanya struktur organisasi yang memungkinkan adanya pembagian tugas dan sumber daya manusia yang cakap dan praktek-praktek yangn sehat.
  9. Akuntansi Sosial (Social Accounting) merupakan bidang yang terbaru dalam akuntansi dan yang paling sulit untuk diterangkan   secara singkat, kerena menyangkut dana-dana kesejahteraan masyarakat. 
Sebagai suatu sistem, didalam akuntansi terdapat beberapa asumsi atau konsep dasar. Asumsi dasar tersebut antara lain:

A.   Kesatuan Usaha (Business Entity)
Konsep ini menganggap bahwa aktiva suatu perusahaan terpisah dari aktiva pribadi orang yang menyediakan aktiva (modal) yang dipergunakan dalam perusahaan tersebut. Dalam akuntansi, pengertian konsep kesatuan usaha, utang dan biaya pribadi pemilik akan dikeluarkan dari pembukuan perusahaan walaupun aktiva, utang dan pendapatan perusahaan tersebut dimiliki olehnya sendiri atau dengan kata lain segala utang dan biaya pribadi harus diperhitungkan terpisah dari perusahaan.

B.   Perusahaan Berjalan (Going Concern)
Dalam konsep ini diasumsikan perusahaan didirikan untuk jangka waktu yang ditentukan misalnya di Indonesia untuk perusahaan yang berbentuk PT masa berdirinya adalah 75 tahun, yaitu adanya anggapan bahwa selama satu kesatuan usaha masih menguntungkan, maka dia dapat berjalan terus selama waktu yang tidak terbatas.

C.   Periode Akuntansi (Time Periods)
Mempertimbangkan akan banyaknya berbagai keputusan mengenai jalannya operasi perusahaan, maupun pihak-pihak lain yang berkepentingan selama berlangsungnya operasi perusahaan maka jangka waktu pembuatan laporan yang umum adalah satu tahun.
 
D.   Satuan Uang (Money Measurement)
Semua transaksi perusahaan dicatat dalam satuan uang, yaitu sesuatu perubahan aktiva dapat diukur dengan stuan tertentu.

E.   Harta Perolehan (Costing of Assets)
Seluruh aktiva pada umumnya dibukukan sebesar harga perolehannya.

F.   Aspek Ganda (Dual Aspect)
Setiap pencatatan suatu kejadian atau transaksi akan berpengaruh pada sedikitnya dua akun perkiraan dalam pembukuan.

G.   Konsep Akrual (Accrual Concept)
Konsep ini berkaitan dengan perhitungan laba/rugi perusahaan yang menekankan suatu kejadian pada suatu periode tertentu baik merupakan biaya maupun hasil.
 
 
Sekian dari saya sobatttt mudah mudahan bermanfaat yayyy xoxoxo :D
 
 

MANAJEMEN (MANAGEMENT)

Setelah membahas Marketing tadi, mari sekarang kita membahas tentang apa itu manajemen ya sobat?!
Cekidott!! 

Pengertian manajemen atau definisinya secara umum memang memiliki banyak sudut pandang dan persepsi. Namun dalam hal visi dan tujuannya, kesemua pengertian tersebut akan mengerucut kepada satu hal, yaitu pengambilan keputusan.

Pengertian Manajemen yang seringkali kita dengar dalam keseharian kita, sejatinya bermakna seni dalam mengelola dan mengatur. Seni tersebut menjadi krusial dalam rangka menjaga kestabilan sebuah entitas bisnis atau perusahaan dan organisasi.

Manajemen adalah skill atau kemampuan dalam mempengaruhi orang lain agar mau melakukan sesuatu untuk kita. Manajemen memiliki kaitan yang sangat erat dengan leader atau pemimpin. Sebab pemimpin yang sebenanrnya adalah seseorang yang mempunyai kemampuan untuk menjadikan orang lain lebih dihargai, sehinnga orang lain akan melakukan segala keinginan sang leader.

pengertian manajemen menurut para ahli

Namun apakah ruang lingkup manajemen terbatas pada kepemimpinan semata?
Tentu saja tidak sobat. Karena kepemimpinan hanyalah bagian dari manajemen. Sebagaimana yang saya sebutkan di atas bahwa manajemen adalah seni dalam mengelola. Sebuah seni tentunya tidak hanya menggunakan satu metode semata. Metode yang digunakan haruslah banyak untuk kemudian menjadikannya sebagai seni yang bernilai tinggi. Begitu pula dengan manajemen. Untuk menata sebuah sistem diperlukan manajemen yang handal agar sistem tersebut bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian manajemen menurut para ahli adalah definisi yang dikemukakan oleh orang-orang ahli dalam ilmu manajemen sebagai landasan bagi kita untuk memahami seperti apa kandungan dari ilmu tersebut.

Mary Parker Follet, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan,  pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien.
Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan  perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Lawrence A. Appley berpendapat bahwa pengertian manajemen merupakan keahlian untuk menggerakan orang agar melakukan sesuatu.

George R. Terry, mengatakan bahwa manajemen merupakan proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan : perencanaan,  pengorganisasian, menggerkan dan pengawasan yang dialkukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia  serta sumber-sumber lain.

Dari beberapa pengertian di atas, dapat kita simpulkan bahwa manajemen adalah seni dalam mengatur sistem baik orang dan perangkat lain agar dapat berjalan dan bekerja sesuai dengan ketentuan dan tujuan entitas yang terdiri dari berbagai aktivitas sebagaimana disebutkan oleh George Terry.

Selain itu, pemaparan di atas menunjukan bahwa manajemen dalam ekonomi adalah Suatu keadaan terdiri dari proses yang ditunjukkan oleh garis (line) mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi, yaitu pengambilan keputusan.

Nahh, setelah membahas pengertian Manajemen mari sekarang saya bahas fungsinyaaa okay sobaat :)

Fungsi Manajemen

Secara umum fungsi manajemen terbagi menjadi 4 macam, yaitu :

-Fungsi Perencanaan (Planning)

Pengorganisasian berhubungan dengan bagaimana mengatur sumber daya baik manusia maupun fisik agar tersusun secara sistematis berdasarkan fungsi nya masing-masing. Dengan kata lain, fungsi organizing ini lebih menekankan pada bagaimana mengelompokan orang dan sumber daya agar menyatu.

-Fungsi Pengarahan (Directing)

Fungsi manajemen dalam hal pengarahan lebih menekankan pada upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja dengan optimal. Mulai dari pemberian bimbingan kerja, motivasi, penjelasan tugas rutin, dan lain sebagainya.

-Fungsi Pengendalian (Controlling)

 Fungsi pengendalian lebih fokus pada evaluasi dan penilaian atas kinerja yang selama ini telah dilakukan dan berjalan. Fungsi pengendalian akan melihat apakah terdapat suatu hambatan atau tidak dalam proses mencapai tujuan organisasi.

Woaaaaahhh, pengertian dan fungsi sudah saya bahas nih sobat sobatku :D
Selanjutnya saya akan membahas  Perkembangan Ilmu Manajemen nih sobat xixixi :D

Perkembangan Ilmu Manajemen

Seiring dengan perkembangan dunia finansial dan ekonomi, kontribusi manajemen pun kian berkembang pesat dalam suatu bisnis atau korporasi. Sebut saja teknik-teknik kolaborasi antara ilmu akuntansi dan manajemen yang akan saya ulas sedikit dalam pemaparan di bawah ini.

Lingkungan ekonomi telah mensyaratkan pengembangan praktik-praktik akuntansi manajemen yang inovatif dan relevan. Konsekuensinya, sistem akuntansi manajemen berdasarkan aktivitas banyak dikembangkan dan diimplementasikan oleh organisasi.

Selain itu, fokus sistem akuntansi manajemen telah diperluas agar memungkinkan para manajer melayani kebutuhan pelanggan dengan baik dan mengelola rantai nilai (value chain) perusahaan. Lebih jauh lagi, para manajer harus menekankan waktu, kualitas, dan efisiensi untuk mengamankan dan mempertahankan keunggulan bersaing.

Akhir-akhr ini, munculnya e-business mensyaratkan sistem akuntansi manajemen untuk menyediakan informasi yang memungkinkan para manajer menghadapi lingkungan baru ini. Adapun fokus akuntansi manajemen yang merupakan tema baru dalam akuntansi manajemen saat ini, yaitu :

-Manajemen Berdasarkan Aktivitas (Activity-Based Management)

Pengertian manajemen berdasarkan aktivitas merupakan realisasi dari adanya permintaan informasi yang lebih akurat dan relevan dalam suatu perusahaan.
Manajemen berdasarkan aktivitas (Activity Based Management)  adalah suatu pendekatan yang terintegrasi di seluruh sistem  yang memfokuskan perhatian manajemen terhadap berbagai aktivitas yang bertujuan meningkatkan laba dan nilai bagi pelanggan.
Manajemen berdasarkan aktivitas menekankan pada perhitungan biaya berdasarkan aktivitas dan analisis nilai proses. Perhitungan biaya berdasarkan aktivitas dapat meningkatkan keakuratan pengalokasian biaya, dengan peratama-tama menelusuri biaya berbagai aktivitas, lalu kemudian produk atau pelanggan yang menggunakan aktivitas tersebut.

Cemimiww, mungkin sekian dari saya sobat sobat sekalian pembahasan tentang manajemen :)
Mohon maaf yay kalau ada perkataan saya yang kurang berkenan :D
Thx :)





MARKETING


A. Penjelasan Marketing

Pemasaran atau marketing adalah suatu rangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Caranya dengan membuat produk, menentukan harganya, tempat penjualannya dan mempromosikan produk tersebut kepada para konsumen.
Atau definisi marketing yaitu perpaduan antara aktivitas-aktivitas yang saling berhubungan untuk dapat mengetahui apa yang dibutuhkan oleh konsumen sehingga perusahaan dapat mengembangkan produk, harga, pelayanan dan melakukan promosi supaya kebutuhan konsumen dapat terpenuhi serta perusahaan mendapatkan keuntungan. Itulah beberapa penjelasan mengenai marketing pilih yang mana saja karena semua intinya sama.
Marketing memang sangat erat kaitannya dengan aktivitas kehidupan kita sehari-hari sebab objeknya ialah Konsumen. Biasanaya kita sebagai konsumen sering dihadapkan pada beberapa pilihan seperti memilih merek dari produk tertentu yang hendak kita beli, dimana kita akan membelinya dan menentukan waktu maupun kualitas saat melakukan pembelian. Jadi kita sebagai konsumen dapat dijadikan informasi yang dibutuhkan oleh para Marketer dalam melakukan kegiatan marketing.

pengertian marketing

Penjelasan tentang pemasaran atau marketing.
Dengan adanya marketing para konsumen tidak perlu memenuhi kebutuhannya secara sendiri-sendiri. Karena dengan melakukan pertukaran dengan para pelaku marketing, konsumen dapat memenuhi kebutuhan maupun kepuasannya dengan mendapatkan produk ataupun jasa.
Bagi perusahaan, marketing memang merupakan kegiatan yang memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan maju-mundurnya perusahaan, karena marketing memiliki fungsi untuk menghasilkan pemasukan. Semakin besar pemasukan maka perusahaan akan semakin maju dan berkembang, sedangkan jika pemasukan kurang atau kecil maka perusahaan akan mengalami kemunduran.


B. Fungsi marketing pada perusahaan
Beberapa fungsi marketing pada perusahaan, diantaranya sebagai berikut ini:
a. Fungsi pertukaran
Dengan marketing, konsumen dapat membeli produk yang berasal dari produsen baik itu dengan menukar uang dengan produk maupun melakukan pertukaran produk dengan produk untuk digunakan sendiri ataupun untuk dijual kembali.
b. Fungsi distribusi fisik
Distribusi fisik pada produk dilakukan dengan cara mengangkut dan menyimpan produk. Produk yang berasal dari produsen akan memenuhi kebutuhan para konsumen dan disalurkan melalui darat, air atau udara. Lalu penyimpanan produk dilakukan dengan cara mengendapkan dan menjaga pasokan produk supaya tidak terjadi kekurangan pada saat diperlukan.
c. Fungsi perantara
Untuk dapat menyampaikan produk dari produsen kepada konsumen dilakukan lewat perantara pemasaran atau marketing yang menghubungkan aktivitas pertukaran dengan distribusi fisik. Aktivitas fungsi perantara antara lainnya seperti pembiayaan, pencarian informasi, pengelompokan produk, dsb.
Adapun beberapa fungsi lain dari divisi marketing pada perusahaan, yang biasanya sebagai berikut ini:
a. Marketing berperan sebagai sales
Tugas utama marketing bisanya yaitu menghasilkan pemasukan bagi perusahaan dengan cara melakukan penjualan terhadap produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
b. Marketing berperan sebagai promosi
Maksudnya marketing berfungsi untuk memperkenalkan perusahaan dan produk yang dihasilkannya kepada masyarakat luas, sehingga perusahaan dan produknya dapat dikenal.
c. Marketing sebagai riset dan pengembangan
Maksudnya marketing juga berfungsi sebagai penyerap berbagai macam informasi dan menyampaikannya pada perusahaan yang berkaitan tentang apa saja yang bermanfaat untuk mendukung dalam peningkatan kualitas maupun penjualan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
d. Maktering berperan sebagai perwujudan konsep marketing communication
Maksudnya marketing dapat berperan untuk membuat hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat atau perusahaan dan lingkungan sekitarnya.


C. Konsep Pemasaran
a. Dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan
Sangat penting sekali untuk membedakan mana itu kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan manusia merupakan suatu ketidakadaan beberapa kepuasan yang paling mendasar, seperti manusia sangat membutuhkan sandang, pangan dan papan ada juga kebutuhan lainnya misalnya seperti kemanan, hak milik dsb. Kebutuhan tidak dapat diciptakan oleh masyarakat maupun pemasar, akan tetapi mereka merupakan hakikat biologis dan kondisi atau keadan manusia itu sendiri. Selain itu manusia juga selalu menginginkan berbagai macam hal supaya merasa puas misalnya seperti nginginkan rekreasi atau berwisata, pendidikan dan berbagai macam jasa.
b. Produk
Produk merupakan penawaran yang dapat dibegi kedalam 3 kategori, yang diantaranya barang, jasa, dan gagasan. Semua produk yang dihasilkan oleh produsen merupakan sesuatu yang ditawarkan kepada konsumen untuk dapat memenuhi kebutuhannya.
c. Nilai, biaya dan kepuasan
Dalam hal ini tergantung dari pemikiran setiap konsumen terhadap produk yang digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya seorang pelajar untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhannya saat berangkat ke sekolah dia memilih menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Jika pelajar tersebut memakai kendaraan umum seperti bus kekurangannya mungkin sedikit lambat tapi lebih aman, sedangkan jika menggunakan kendaraan pribadi seperti motor akan lebih cepat tapi kurang aman. Pada masing-masing produk tadi jika diamati akan memiliki kepuasan yang berbeda dalam memenuhi kebutuhan tergantung dari pemikiran setiap konsumen.
d. Pertukaran dan transaksi
Jika persyaratan telah disetujui oleh kedua belah pihak maka pertukaran akan terjadi. Pertukaran seharusnya dilihat sebagai suatu proses. Kedua belah pihak akan terlibat dalam pertukaran jika menuju kepada kesepakatan. Jika sudah tercapai kesepakatan, maka transaksi akan terjadi.


e. Hubungan dan jaringan
Pemasaran hubungan merupakan transaksi untuk memuaskan pihak-pihak kunci misalnya seperti pelanggan, pemasok dan penyalur yang dimana tujuannya untuk mempertahankan bisnis jangka panjang. Sedangkan hasil dari pemasaran hubungan yaitu untuk mengembangkan berbagai macam aset unik yang dimiliki oleh perusahaan yang biasanya disebut dengan jaringan pemasaran. Jaringan pemasaran umumnya terdiri dari perusahaan lagi dan pihak-pihak yang memiliki berbagai macam kepentingan seperti misalnya konsumen, para pekerja, pemasok, penyalur dsb.
f. Pasar
Pasar terdiri dari pembeli atau konsumen yang memiliki kebutuhan tertentu yang mungkin kebutuhannya tersedia dan mampu melaksanakan pertukaran nilai, sehingga dapat terjadi transaksi untuk memuaskan kebutuhannya. Ukuran pasar tergantung dari jumlah konsumen yang ingin memuaskan kebutuhannya dan memiliki sumber daya untuk ditukarkan dengan apa yang mereka butuhkan.
g. Pemasar dan calon pembeli
Apa itu pemasar? pemasar yaitu orang yang mencari calon pembeli yang nantinya akan terlibat dalam pertukaran nilai, sehingga calon pembeli dapat terpenuhi kebutuhannya. Lalu apa itu calon pembeli? Calon pembeli yaitu orang yang akan diidentifikasi oleh pemasar dan nantinya mungkin dapat terlibat dalam pertukaran nilai sehingga terjadi transaksi.
Demikian penjelasan tentang pengertian marketing, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan mohon maaf jika terdapat kesalahan ataupun kekurangan, terimakasih telah berkunjung…

Saturday, October 10, 2015

Pengertian bisnis, jenis jenis bisnis, dan tujuan kebaikan bisnis.

Pengertian Bisnis

Pengertian Bisnis menurut Musselman adalah keseluruhan dari aktivitas yang diorganisir oleh orang yang tidak berurusan di dalam bidang industri dan perniagaan yang menyediakan barang dan jasa agar terpenuhinya suatu kebutuhan dalam perbaikan kualitas hidup.


Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari.

Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (Bussiness is then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society). Menurut Huat, T Chwee 1990.

Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Menurut Griffin dan Ebert.

Dari beberapa pengertian bisnis di atas, dapat disimpulkan bahwa Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.


Menurut HooperPengertian Bisnis ialah keseluruhan yang lengkap pada berbagai bidang seperti industri dan penjualan, industri dasar dan industri manufaktur dan jaringan, distribusi, perbankkan, transportasi, insuransi dan lain sebagainya; yang kemudian melayani dan memasuki dunia bisnis secara menyeluruh.

Jenis-Jenis Bisnis

Berdasarkan kegiatannya bisnis dibagi menjadi tiga, yaitu:
  1. Production (Produksi) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengolah suatu bahan atau sumber-sumber yang ada agar tercipta suatu produk yang mempunyai nilai guna yang lebih tinggi (menaikan faedahnya).
  2. Distribution (Distribusi) adalah suatu proses penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai, sewaktu dan dimana barang atau jasa tersebut diperlukan.
  3. Consumtion (Konsumen) adalah setiap orang pemakai barang dan jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan

Tujuan Kebijakan Bisnis

Tujuan Kebijakan Bisnis ada empat, yaitu:

1. Melindungi Usaha Kecil dan Menengah

Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah untuk usaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunyai daya saing.

2. Melindungi Lingkungan Hidup Sekitarnya

Melakukan bisnis atau usaha di negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara lain adalah bertujuan untuk tidak merusak atau memberi dampak negatif kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut. Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang di manfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negatif yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.

3. Melindungi Konsumen
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan karena mengonsumsi barang atau jasa yang di produksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayanannyapun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan untuk bekerja sama kembali.

4. Pendapatan Pemerintah
Banyaknya bisnis yang beroperasi di negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi negara kita juga. Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan Devisa. Semakin banyak untung atau laba yang diperoleh suatu usaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak negara, demikian juga sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di negara kita ini. Namun, sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini (korupsi).

Peterson dan Plowman mengemukakan Pengertian Bisnis merupakan serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan pembelian ataupun penjualan barang dan jasa yang dilakukan secara berulang-ulang. Menurut paterson dan plowman, penjualan jasa ataupun barang yang hanya terjadi satu kali saja bukanlah merupakan pengertian bisnis.

Pengertian Bisnis menurut Owen adalah suatu perusahaan yang berhubungan dengan distribusi dan produksi barang-barang yang nantinya dijual ke pasaran ataupun memberikan harga yang sesuai pada setiap jasanya.

Menurut Hunt dan UrwickPengertian Bisnis ialah segala perusahaan apapun yang membuat, mendistribusikan ataupun menyediakan berbagai barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh anggota masyarakat lainnya serta bersedia dan mampu dalam membeli atau membayarnya.

L.R.Dicksee mengatakan bahwa Pengertian Bisnis yaitu suatu bentuk dari aktivitas yang utamanya bertujuan dalam memperoleh keuntungan bagi yang mengusahakan atau yang berkepentingan di dalam terjadinya aktivitas tersebut.
 

MENGAPA HARUS BERBISNIS

1. Fleksibilitas

Tentu saja, apalagi yang benar – benar fokus dan tekun menjalankan bisnis. Waktu yang fleksibel akan dengan mudah dimiliki. Karena kita bekerja untuk diri kita sendiri, pada jam kerja sendiri dan dengan target yang kita tetapkan sendiri.

2. Waktu luang yang lebih banyak

Dan pada akhirnya mereka yang memilih untuk benar – benar terjun ke dunia bisnis akan merasakan waktu luang yang sangatlah banyak. Kita bisa meluangkan banyak waktu untuk keluarga, teman dan orang yang kita kasihi. Tapi dengan catatan, bahwa bisnis yang kita dirikan sudah mulai stabil dan terlebih memiliki karyawan yang mengurus segala kebutuhan bisnis kita pada bidangnya masing – masing. Tapi jangan berharap memiliki waktu luang lebih banyak sampai kita sampai pada titik ini.

3. Melangkah dengan aturan sendiri

Ini sangat berlaku bagi kita yang memang sulit menerima aturan atau sulit diatur orang lain. Cobalah untuk membuka bisnis dan mengatur diri sendiri. Akan lebih menyenangkan atau justru lebih merepotkan, hanya kita yang akan tahu.

4. Waktu mulai dan berakhir kerja, hanya kita yang tahu

Di saat orang lain bekerja dengan waktu yang sudah ditentukan, seperti dimulai jam 9 pagi dan berakhir jam 5 sore, jika kamu berbisnis kamu akan memiliki waktu mulai dan akhir kerja yang bisa kamu atur sendiri. Tidak ada lagi menit – menit terakhir yang memaksa kita untuk bergegas kecuali diri kita sendiri yang menginginkannya.

5. Menjual dengan cara yang kita inginkan

Kita memiliki kebebasan untuk menjual apa yang ingin kita jual. Dengan cara apa kita menjual dan kepada siapa kita harus menjual. Online? Offline? Membuka toko? Itu semua terserah kita.

6. Kita buat lingkungan kita sendiri

Karena bisnis itu kita yang dirikan, kita bisa mengatur bagaimana organisasi bisnis kita terbentuk. Siapa ketua, wakil, sekretaris, bendahara dan siapa yang bertugas untuk mempromosikan bisnis kita. Formal atau tidak organisasi kita, kita sendiri juga yang menentukan.

7. Menciptakan semangat diri sendiri

Karena bisnis itu milik kita, kita berhak untuk melakukan apa yang kita inginkan dan membuat kita bahagia. Tapi tentu saja dengan tidak merugikan siapapun, termasuk diri sendiri dan pelanggan.

8. Membuat semuanya dari awal

Kalau kita bekerja di sebuah bisnis atau perusahaan besar, tentu akan sulit mengenali dan menghafal orang di dalamnya, terlebih organisasi yang ada di dalamnya. Tapi jika bisnis itu milik kita sendiri, akan sangat mudah untuk membuatnya dari awal dan memperhatikan tumbuh kembang organisasi dari awal sampai akhir.

9. Menemukan banyak hal baru

Termasuk orang baru di luar sana. Memiliki dan menjalankan bisnis akan membuat dan memaksa kita untuk mau bertemu dan berkumpul dengan banyak orang. Bukan hanya pelanggan, tapi juga sesama pebisnis. Jaringan inilah yang harus kita miliki dan memang sangat dibutuhkan. Tanpa mereka, kita akan sulit berkembang.

10. Membangun sebuah tim

Kita yang memiliki bisnis, maka kita yang memutuskan dengan siapa kita akan bekerja. Menyewa siapa dan membawa siapa ke perusahaan kita.

11. Menciptakan lapangan kerja baru

Mendirikan bisnis bukan hanya memperbaiki finansial kita sendiri, tapi kita juga akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Kita membuka kesempatan banyak orang untuk bekerja dan membantu mereka mengatasi masalah finansial yang sedang dihadapi.

12. Kita dengan mudah membantu orang

Dengan produk atau jasa yang kita hasilkan, tentu akan sangat berpengaruh bagi masyarakat sekitar. Gunakan produk dan jasa untuk membantu dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

13. Menjadi seorang ahli di usia belia

Siapa yang tidak percaya, anak muda bisa menjadi seorang pebisnis dan bahkan konsultan bisnis di usianya yang masih belia. Sudah banyak contohnya, karena saat kita mendirikan bisnis, kita yang belajar dan menciptakan pengalaman kita sendiri.

14. Berinvestasi dalam diri sendiri

Berbisnis tidak jauh dari resiko. Dan resiko yang kita ambil tentu akan membuat kita belajar dan memberikan pengalaman. Itulah investasi yang paling berharga bagi kita.

15. Menciptakan lebih banyak pundi – pundi rupiah, bahkan dolar

Bisnis memang identik dengan uang, atau bisa jadi bisnis untuk uang. Dan jika tidak puas dengan gaji pada pekerjaan saat ini, cobalah untuk mendirikan sebuah bisnis. Ini akan membantu kita mendapatkan lebih banyak uang.

16. Memerdekakan keuangan pribadi

Bisa dibilang begitu, karena tidak ada orang yang mengatur berapa gaji kita setiap bulan. Kitalah yang mengatur dan tahu itu sendiri. Semua tergantung usaha yang kita keluarkan.

17. Tahu apa kebutuhan dan kewajiban para pengusaha di luar sana

Contohnya membayar pajak untuk bidang usaha dan penghasilan karyawan.

18. Mendapat tantangan baru setiap hari

Jelas ini terjadi, karena hampir setiap hari kita bertemu, melakukan dan memutuskan banyak hal baru untuk bisnis kita.

19. Mengenal dan menciptakan budaya baru

Saat kita mendirikan bisnis, kita akan menemukan perspektif dan pendekatan akan hal – hal yang benar – benar baru.

20. Menemukan bidang baru

Karena usaha mengembangkan bisnis tidak berhenti saat kita mendapatkan keuntungan atau sudah mencapai target. Semua akan lebih digali untuk mendapatkan cara dan bahkan bidang baru di dalam industri kita.

21. Membuat aset pribadi

Saat kita bekerja dengan orang lain, kita tidak tahu apa itu aset dan apa pentingnya untuk kita. Tapi saat kita mendirikan bisnis itu sendiri, kita akan mulai merasakan manfaat dari pentingnya memiliki aset dalam bisnis.

22. Berhubungan langsung dengan klien

Inilah yang jarang terjadi ketika kita bekerja di perusahaan besar. Kecuali memang bidang kita berhubungan langsung dengan mereka, seperti sales. Tapi saat berbisnis, kita akan tahu siapa klien kita dan apa yang mereka inginkan dari bisnis kita.

23. Mendelegasikan beberapa tugas

Karena tidak semua yang kita miliki harus kita selesaikan sendiri. Mendelegasikan pekerjaan kepada orang yang tepat akan lebih membantu kita.

24. Kita bisa berhenti bekerja kapan saja

Saat berbisnis adalah saat dimana kita menikmati waktu bekerja kita sendiri. Kita bisa bekerja kapanpun dan berhenti kapanpun.

25. Kita memiliki kemampuan untuk memberi

Saat kita berbisnis, akan ada banyak waktu dan uang yang bisa kita berikan untuk berbagai tujuan mulia.

26. Terlibat di dalam kegiatan masyarakat

Waktu yang fleksibel, membuat kita bisa berkumpul dan meluangkan lebih banyak waktu dengan masyarakat sekitar.

27. Meningkatkan industri kita

Karena bekerja untuk diri sendiri, lebih mudah untuk menciptakan ide – ide gila dan mendelegasikannya.

28. Bertemu dengan banyak mentor

Orang baru yang akan kita temui salah satunya adalah mentor atau guru yang akan mengajarkan dan membimbing kita dalam menjalankan bisnis.

29. Menjadi seorang mentor

Bahkan hal ini juga bisa terjadi. Ketika kita memiliki banyak pengalaman dan ilmu, tidak segan orang akan berguru dan bertanya banyak hal kepada kita.

30. Mempelajari keterampilan baru

Bekerja tidak putus dari inovasi dan ide, dan ketika kita bekerja untuk diri sendiri atau berbisnis, kita akan mudah untuk menemukan dan mempelajari keterampilan baru.

31. Menghadiri kelas seminar

Salah satu upaya kita untuk memperbaiki skill atau keahlian adalah dengan datang dan mendengarkan mentor di acara – acara seminar. Akan ada banyak waktu yang kita miliki untuk hadir ke acara – acara ini.

32. Bahkan kita bisa memiliki kantor impian

Kantor impian bukan hanya lagi mimpi. Karena jika kita tidak bisa menciptakan di kantor dimana tempat kita bekerja saat ini, dan disitulah saat dimana kita bisa menciptakan kantor kita sendiri.

33. Bekerja dimana dan dari mana saja

Rumah, kantor, cafe, taman atau bahkan mall adalah tempat kita bekerja. Lebih fleksibel dan tidak membosankan bukan?

34. Kita punya banyak pilihan dan bebas memilih

Bisnis bukan hal yang mutlak, itu yang saya pelajari. Karena banyak dari pebisnis sukses yang tidak hanya memiliki bidang usaha 1 selama hidupnya. Kita bebas dan berhak memutuskan ingin berbisnis apa saja.

35. Memiliki banyak pengalaman wirausaha

Menjadi seorang pengusaha membuat kita lebih profesional di hampir semua bidang. Karena kita bukan hanya menjadi seorang pemimpin, tapi juga anak buah.

36. Kita mulai bisa membuat pengakuan

Menjadi pegawai atau karyawan terkadang membuat kita tidak diakui di lingkungan. Tapi ketika kita memiliki bisnis kita sendiri, kita akan mendapatkan pengakuan, mulai dari nama dan membangun reputasi di masyarakat.

37. Mendapatkan apa yang kita inginkan dengan lebih cepat

Ini tergantung usaha dan kerja keras kita. Semakin kita semangat dan konsisten bekerja, apa yang kita inginkan bisa didapatkan dengan cepat.

38. Membangun merek pribadi

Ini jelas, saat kita berbisnis kita membutuhkan nama bisnis atau perusahaan kita sendiri. Tujuannya untuk membranding merek kita dan bahkan mempatenkannya di masyarakat.

39. Menjadi lebih kreatif

Bukan hanya karena terpaksa menjadi kreatif, tapi kita akan dengan mudah menciptakan peluang dan solusi untuk masalah kita sendiri.

40. Menjadi inspirator

Haha ini bukan hal yang mustahil ketika kita bekerja dengan sungguh – sungguh. Karena bisa jadi yang awalnya mencari inspirasi dari orang lain, kini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain pula.

41. Menghemat biaya transport

Yang ini pilihan memang, karena dengan berbisnis terutama dari rumah sendiri, kita akan lebih menghemat biaya transport dan bisa mendelegasikannya untuk kebutuhan yang lain.

42. Memiliki stabilitas lebih dalam bekerja

Hey ini bisnis kamu dan kamu tidak perlu khawatir akan diberhentikan atau dipecat. :D

43. Dapatkan kebanggaan dan kepuasan

Bukan hanya finansial kamu yang akan terpenuhi, tapi rasa bangga dan puas bisa menciptakan bisnis, menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu orang lain adalah hal yang paling penting.

44. Menggapai mimpi dengan jalan sendiri

Kalau kamu pernah bermimpi menjadi orang yang sukses, inilah kesempatan yang bisa kamu ambil.

45. Belajarlah untuk menjemput dan berteman dengan apa itu“GAGAL”

Bahkan jika kita gagal, kita akan mudah untuk bangkit dengan ide dan keterampilan baru. Dan tentu saja dengan lebih banyak pengalaman yang tidak pernah didapat sebelumnya.

46. Menciptakan kisah yang besar

Ini akan menjadi cerita yang menyenangkan untuk dibagikan kepada teman, keluarga bahkan anak dan cucu kita nanti. Semua cerita tentang kesuksesan dan kegagalan yang pernah kita dapatkan.

47. Memberikan peninggalan yang sangat berharga

Memulai dan tekun berbisnis dari sekarang, membuat kita bisa meneruskannya kepada anak dan cucu kita nanti.

48. Mengubah dunia

Siapa bilang orang sukses yang berpengaruh dalam perkembangan ekonomi dunia dimulai dari orang sukses. Mereka adalah anak muda yang tidak takut akan gagal dan penuh rasa penasaran untuk mencoba. Termasuk kamu bisa menjadi seperti itu.

49. Mudah mendapatkan sumber daya yang berlimpah

Karena dunia saat ini didominasi oleh internet, akan mudah bagikita untuk menemukan dan menciptakan sumber daya baru bagi masyarakat.

50. Tidak ada yang mampu menghentikan langkah kita untuk berusaha

Termasuk resiko, karena memang mencoba hal baru akan sangat dekat dengan resiko. Dan itu penting bagi kita. Adanya resiko tidak akan memaksa kita untuk menyerah dan justru menjadikan kita orang yang kuat.